Pontianak, FISIP UNTAN. Program Studi Magister Ilmu Politik FISIP Universitas Tanjungpura (Untan) menggelar Forum Group Discussion (FGD) sebagai langkah strategis dalam penyusunan kurikulum yang adaptif, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan pemangku kepentingan.Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Nurfitri Nugrahaningsih, Koordinator Program Studi S2 Ilmu Politik, serta dihadiri oleh Ketua PMF FISIP Untan, Dr. Viza Juliansyah. dilansir dari MajalahMataBorneoNews.com

Upaya Strategis Penyusunan Kurikulum

FGD menghadirkan narasumber Dr. Ariana Yunus dari Universitas Hasanuddin dan melibatkan dosen, mahasiswa, alumni, serta pemangku kepentingan akademik.

Forum ini menjadi ruang evaluasi kurikulum sekaligus merumuskan arah pengembangan yang lebih sistematis dan responsif terhadap dinamika sosial-politik kontemporer.

Dalam pemaparannya, Dr. Ariana menegaskan bahwa kurikulum magister harus memiliki standar akademik, Kurikulum yang lebih mendalam dibandingkan jenjang sarjana.

Pendidikan magister tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga pada penguatan penelitian ilmiah dan inovasi keilmuan.  Serta kontribusi nyata terhadap kebijakan publik dan penyelesaian persoalan sosial-politik.

Ia menekankan pentingnya pendekatan Outcome-Based Education (OBE) sebagai paradigma utama pendidikan tinggi.

Melalui OBE, kurikulum dirancang agar mahasiswa mencapai kompetensi terukur dan relevan dengan perkembangan zaman.

Diskusi interaktif juga membahas tiga komponen utama OBE: Outcome-Based Curriculum (OBC), Outcome-Based Learning and Teaching (OBLT), serta Outcome-Based Assessment and Evaluation (OBAE).

Capaian Pembelajaran Lulusan dan Profil Magister

Selain itu, forum mendalami penyusunan Capaian Pembelajaran Lulusan, CPMK, hingga Sub-CPMK agar selaras dengan visi program studi dan standar kompetensi KKNI Level 8.

Profil lulusan Magister Ilmu Politik diharapkan mampu berperan sebagai akademisi, peneliti, analis kebijakan, konsultan politik, hingga aktor strategis pembangunan nasional.

Peserta FGD juga menekankan pentingnya publikasi ilmiah internasional, penguatan kajian politik lokal, isu kesetaraan gender, demokrasi digital, serta penelitian berbasis kebutuhan wilayah.

Masukan ini menjadi bahan strategis untuk menyempurnakan kurikulum agar lebih kontekstual dan berdaya saing global.

Harapan Lulusan Unggul dan Berdaya Saing Global

Melalui FGD ini, Program Studi Magister Ilmu Politik FISIP Untan berharap menghasilkan rekomendasi akademik komprehensif sebagai dasar kurikulum berkualitas, relevan, dan adaptif.

Dengan demikian, lulusan diharapkan unggul, kritis, inovatif, serta mampu bersaing di tingkat global.

Outcome-Based Education

Outcome-Based Education

sumber: ppid fisip untan