Pengumuman Pemenang Seleksi Hibah Penyusunan Kurikulum dan Modul Matakuliah Bermuatan Pendidikan Karakter Kebangsaan dan Berorientasi KKNI

Published by:

Yth. Rektor Universitas/Insitut
Ketua Sekolah Tinggi
(daftar terlampir)

Sehubungan dengan pelaksanaan Program Hibah Penyusunan Kurikulum dan Modul Matakuliah Bermuatan Pendidikan Karakter Kebangsaan dan Berorientasi KKNI (KMPKK KKNI),  dengan hormat bersama ini disampaikan bahwa berdasarkan hasil seleksi yang telah dilaksanakan oleh Tim yang ditunjuk, diperoleh hasil sebagaimana tertera pada lampiran. Bagi program studi yang berhasil lolos kami ucapkan selamat dan mohon segera mengirimkan  data kontrak kerja sebagai berikut:

  1. Nama Pimpinan /Pejabat penandatangan kontrak
  2. NIP/Jabatan
  3. Institusi
  4. Alamat perguruan tinggi
  5. NPWP institutsi (copy NPWP)
  6. Nama Bank dan nomor rekening perguruan tinggi (dilengkapi dengan foto copy rekening)

Selain itu kami informasikan bahwa, agar tercapai tujuan maksimal dari pelaksanaan hibah, kami akan melakukan bimbingan teknis penyusunan dokumen kurikulum dan modul, serta pelaksanaan teknis program hibah yang akan dilaksanakan pada:

Hari/tanggal     : Jumat  s.d Sabtu, tanggal 11 s.d 12  Nopember 2016
Waktu              : Jumat  mulai Pukul 14.00 s.d Sabtu sampai pukul 12.00 WIB
Tempat            : Hotel JW Marriot

Jl Embong Malang – Surabaya

Untuk itu kami mohon kehadiran Ketua Pelaksana hibah KMPKK KKNI  untuk mengikuti dan berperan aktif dalam  bimtek tersebut dengan membawa Laptop dan bahan sebagai berikut :

  1. Dokumen lengkap struktur kurikulum mengacu pada tabel berikut:
No. Struktur Kurikulum Data Pendukung
1 Identitas Program Studi Menuliskan identitas program studi meliputi: Nama PT, Fakultas, Prodi, Akreditas, Jenjang Pendidikan, Gelar Lulusan, Visi dan Misi
2 Kondisi saat ini Menggambarkan kurikulum yang saat ini sedang digunakan, metode pembelajaran, evaluasi dan rasionalisasi perubahannya –> untuk mengetahui perubahan yang terjadi setelah pelaksanaan hibah sesuai dengan KPT dan modul siap diimplementasikan.
3 Standar Kompetensi Lulusan yang dinyatakan dalam Capaian Pembelajaran Lulusan Merumuskan SKL/CPL :
Perumusan mengacu pada KKNI dan SNDIKTI
CPL terdiri dari aspek:
Sikap, Ketrampilan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan C7
4 Penentuan Bahan Kajian Menggambarkan Body of Knowledgesuatu program studi yang akan dikembangkan menjadi bahan kajian
5 Pembentukan Mata Kuliah dan Penentuan Bobot sks Sebuah atau kelompok mata kuliah (blok) menjelaskan mekanisme pembentukannya dan perhitungan bobot sks (waktu beban belajar mahasiswa)
5 Distribusi mata kuliah tiap semester Menggambarkan peta penempatan mata kuliah secara logis dan sistematis sesuai dengan capaian pembelajaran lulusan prodi. Distribusi mata kuliah disusun dalam rangkaian semester selama masa studi lulusan prodi
6 Rencana Pembelajaran Semester (lengkap semua mata kuliah pada prodi tersebut) Menjelaskan Contoh Konkrit Rencana Tugas, Modul yang terkait, Instrumen Penilaian
7 Mekanisme pelaksanaan kurikulum dan penjaminan mutu pembelajaran Bagaimana prodi menjalankan kurikulum dan pembelajaran
  1. Membawa Modul mata kuliah bermuatan pendidikan karakter kebangsaan dan berorientasi KKNI yang akan dikembangkan dalam program hibah dimaksud.
  2. Membawa rincian Rencana Implementasi Pelaksanaan (RIP) hibah

Bagi perguruan tinggi  yang tidak lolos, kami sampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas usaha dan partisipasinya dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia.

Atas perhatian dan kerja sama yang baik, kami ucapkan terima kasih.

Plt. Direktur Pembelajaran
Sekretaris Direktorat Jenderal,

ttd
Sutrisna Wibawa

Tembusan:

  1. Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan
  2. Ketua Pelaksana Hibah KPT di perguruan tinggi

Lampiran :

Pengumuman Pemenang Hibah KMKK KKNI

tr, td{
border: 1px solid #ccc;
}

Menristekdikti Kejutkan Pahlawanti di Hari Pahlawan

Published by:

GORONTALO – “Pemerintah hadir melalui Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti)” bukan hanya sebuah kalimat yang dibicarakan, namun benar – benar nyata dilakukan. Dengan memberikan bantuan, subsidi bahkan pemberian beasiswa penuh dalam jumlah yang semakin meningkat dari tahun ke tahun, ditujukan kepada anak didik kita yang memiliki prestasi akademiknya baik tetapi memiliki keterbatasan dari sisi ekonomi.

Siang itu, usai memimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2016, dan menyapa mahasiswa bidikmisi, ADik Papua dan 3T di Universitas Negeri Gorontalo, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengunjungi rumah salah satu penerima beasiswa bidikmisi UNG Novia Pahlawanti Kadir. Haru tangis bahagia menyambut Menteri Nasir yang pada saat itu hadir bak pahlawan pendidikan membawa komputer jinjing untuk mendukung proses pembelajaran Novia yang biasanya hanya bisa mengerjakan tugas menggunakan komputer jinjing temannya. Tidak hanya itu, Menteri Nasir juga memberikan kue ulang tahun untuk Pahlawanti yang berulang tahun ke 20.

Mahasiswa yang memiliki cita – cita menjadi Guru Besar perguruan tinggi ini, berharap bisa menciptakan generasi – generasi bangsa agar bangsa Indonesia lebih maju. “InsyaAllah jika ada kesempatan saya juga akan melanjutkan studi S2, dan S3,” ujar Pahlawanti dihadapan awak media.

Pahlawanti, anak terakhir dari tiga bersaudara ini merasa beruntung mendapatkan beasiswa bidikmisi. Sejak SMA dirinya ingin berkuliah disalah satu perguruan tinggi negeri, namun karena keterbatasan ekonomi Pahlawanti mencari informasi beasiswa. “Saya sangat bersyukur sekali adanya program pemerintah seperti beasiswa bidikmisi ini, awalnya saya mendapat informasi dari sekolah saya di SMA Negeri 2 Gorontalo dan daftar melalui internet dan Alhamdulillah lulus,” jelasnya.

Pahlawanti juga merupakan anak yang pintar karena mendapat IPK 3,6, selain itu dirinya juga membantu ibunya berjualan mainan anak dirumah untuk menambah biaya hidup sehari – hari karena ayah Pahlawanti telah dipanggil yang Maha Kuasa.

Menteri Nasir berharap hadiah yang diberikan kepada Novia dapat bermanfaat. “Semoga komputer jinjing ini dapat bermanfaat untuk belajar, dan uangnya jangan buat beli pulsa, bisa buat beli sepeda untuk pergi ke kampus, dan semoga makin pintar terus ditingkatkan lagi prestasinya,” pesan Nasir sembari pamit untuk kembali ke Jakarta. (NF/FLH)

KETUA DPP IAPA PERIODE 2016-2019 TERPILIH SEBAGAI DEKAN FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS INDONESIA

Published by:

9 November 2016

Pada Kongres IAPA 2016 yang berlangsung tanggal 6-8 Oktober 2016 di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, disepakati bahwa Prof. Dr. Eko Prasojo, Mag.rer.publ. terpilih kembali sebagai Ketua DPP IAPA Periode 2016-2019.

Tidak berselang lama dari kegiatan tersebut, pada proses seleksi Calon Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia tanggal 8 November 2016 oleh Rektor dan Wakil Rektor UI di Gedung Pusat Administrasi Universitas Indonesia, diputuskan bahwa Prof. Dr. Eko Prasojo, Mag.rer.publ. terpilih sebagai Dekan FIA UI Periode 2016-2020.

Dengan jabatan tersebut diharapkan Prof. Dr. Eko Prasojo, Mag.rer.publ. dapat lebih mengembangkan dan meningkatkan kontribusi Ilmu Administrasi bagi kemajuan bangsa dan negara Indonesia, dan harapannya, dalam masa kepemimpinan IAPA 2016-2019, Prof. Dr. Eko Prasojo, Mag.rer.publ. mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik.

Semoga hal ini menginspirasi seluruh anggota IAPA untuk dapat berkontribusi aktif dan nyata bagi kemajuan Ilmu Administrasi.

Pengumuman short-listing seleksi umum paket pekerjaan equipment consultant paket 4

Published by:

PENGUMUMAN SHORT-LISTING SELEKSI UMUM PAKET PEKERJAAN
EQUIPMENT CONSULTANT PAKET 4

1. Project Management Unit (PMU) untuk Development of Education in Seven Universities yang selanjutnya disebut sebagai pengguna jasa konsultansi mengundang penyedia jasa Equipment Consultant (EQC) yang memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang masih berlaku tahun 2016 untuk mengikuti Short-Listing Seleksi Umum paket pekerjaan sebagai berikut:

No.

Paket Pekerjaan

Lokasi

Sumber Dana

1.

Equipment Consultant Paket 4

Universitas Syiah Kuala

Saudi Fund for Development (SFD) Loan No. 9/612

2. Pendaftaran dan pengambilan dokumen Short-Listing:
a. Hari/Tanggal :Rabu, 9 November 2016 s/d Kamis, 8 Desember 2016 (hari kerja)
b. Waktu : 09.30 – 16.00 WIB
c. Tempat : Panitia Seleksi Jasa Konsultansi kegiatan Development of Education in Seven Universities, Ditjen Belmawa, Kemristekdikti
d. Alamat : Jl. Tirtayasa Raya No.12 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12160

3. Pemasukan dokumen Short-Listing yang telah disi paling lambat diterima pada:
a. Hari/Tanggal :Jumat, 9 Desember 2016 (hari kerja) pukul 16.00 WIB
b. Ditujukan Kepada : Panitia Seleksi Jasa Konsultansi kegiatan Development of Education in Seven Universities, Ditjen Belmawa, Kemristekdikti
c. Alamat :Jl. Tirtayasa Raya No.12 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12160
Pemasukan setelah pukul 16.00 WIB tidak akan dilayani.

4 Calon peserta seleksi yang berminat wajib mengisi dan menandatangani Pakta Integritas sesuai dengan formulir yang terdapat dalam dokumen Short-Listing.

5. Syarat pendaftaran dan pengambilan dokumen adalah dengan membawa kartu identitas pendaftar dan surat kuasa dari pimpinan perusahaan.

6. Hal-hal yang belum jelas dapat dilihat pada Papan Pengumuman di tempat pendaftaran
dan dapat ditanyakan langsung kepada Panitia Seleksi melalui email pengadaan7in1@ristekdikti.go.id

Jakarta, 9 November 2016
Panitia Seleksi

Lampiran :

Iklan EQC P4-9nov16

Inovasi adalah Kunci Penggerak Ekonomi

Published by:

JAKARTA – Indonesia saat ini telah memasuki era pasar bebas di lingkup ASEAN atau kerap disebut Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Era ini menghadirkan persaingan yang sengit dan kompetitif antar negara-negara di Asia Tenggara dalam segala bidang. Untuk memenangkan persaingan tersebut, Indonesia mau tidak mau harus memaksimalkan potensi sumber daya manusia dan sumber daya alam yang dimiliki. Untuk memaksimalkan potensi itu, Indonesia memerlukan terobosan baru yang berbasis iptek dan inovasi.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui hasil-hasil risetnya memiliki perhatian penting terhadap upaya bangsa ini dalam menghasilkan terobosan baru berbasis iptek dan inovasi guna memenangkan persaingan di era MEA. Lembaga riset ini melalui Pusat Penelitian Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Pappiptek) berusaha menemukan gagasan-gagasan baru dalam upaya memenangkan persaingan tersebut lewat hasil penelitian bidang kebijakan iptek dan inovasi serta manajemen litbang.

Dalam laporannya, Trina Fizzanty, Kepala Pappiptek LIPI menegaskan bahwa kontribusi LIPI dalam menghadapi MEA juga ditunjukkan dengan penyelenggaraan Forum Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Inovasi (Iptekin) VI 2016.

“Forum Iptekin ini diharapkan pula menjadi sarana bagi stakeholders, akademisi, komunitas, serta pemerhati iptek lainnya untuk menjawab tantangan MEA dengan fokus pada optimalisasi hasil-hasil inovasi karya anak bangsa,” jelasnya.

Plt. Wakil Kepala LIPI Bambang Subianto mengatakan Forum yang merupakan agenda tahunan ini telah diselenggarakan sejak 2011 di LIPI Jakarta yang merupakan Forum Iptekin I.

“Forum Iptekin adalah wadah dan sarana bagi para pemangku kepentingan, pelaku industri/bisnis, akademisi, baik dari prguruan tinggi dan lembaga litbang, serta komunitas atau masyarakat umum yang tertarik dengan isu-isu seputar iptek dan inovasi,” tambahnya.

Direktur Jenderal Penguatan Inovasi (Dirjen PI) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Jumain Appe hadir mewakili Menristekdikti untuk membuka secara langsung Forum Iptekin VI 2016 yang diselenggarakan di auditorium LIPI Jakarta, Selasa (8/11). Menurut Jumain Appe, acara Forum Iptekin 2016 ini mengambil tema yang sangat tepat yaitu, membangun kapasitas iptek dan inovasi untuk memperkuat posisi industri nasional dalam rantai nilai global di era MEA.

“Saya kira tema ini sangat tepat untuk kita bahas dan diskusikan dalam rangka bagaimana bangsa kita menjadi suatu bangsa yang memiliki daya saing yang paling tinggi di asia tenggara, yang saat ini kita masih di bawah Singapura, Thailand, dan Malaysia serta Vietnam. Saat ini posisi daya saing kita secara Internasional dari 144 negara juga menurun,” ujar Jumain.

Kita juga menyadari bahwa penggerak ekonomi, atau kunci penggerak ekonomi kedepan itu adalah inovasi, tambah Jumain.

Hadir sejumlah pembicara utama dalam Forum tersebut, antara lain Jusman Syafii Djamal (Komisaris PT Garuda Indonesia dan Mantan Menteri Perhubungan RI Periode 2007 – 2009) dan Dietmar Lampert (Peneliti dsri Zentrum fur Soziale Innovation, Austria).

Pengumuman Pemenang Seleksi Proposal Kurikulum untuk Bantuan Implementasi Kurikulum Pendidikan Tinggi Vokasi

Published by:

Yth. Rektor/Pimpinan Perguruan Tinggi

Berkenaan dengan program Bantuan Implementasi Kurikulum Pendidikan Tinggi Vokasi, kami menginformasikan bahwa telah dilakukan seleksi Proposal Kurikulum Prodi Vokasi yang kami terima dari berbagai perguruan tinggi. Penilaian seleksi meliputi: Profil, Capaian Pembelajaran (CP), CP dan Bahan Kajian, Matriks Bahan Kajian dan Mata Kuliah, Komponen Kurikulum, Rencana Program Semester (RPS),  Jumlah Komponen RPS, Instrumen Rubrik, dan Contoh Tugas. Jumlah proposal kurikulum yang terpilih sebanyak 20 (dua puluh) proposal dari 20 (dua puluh) perguruan tinggi (terlampir).

Perguruan tinggi penerima Bantuan Implementasi Kurikulum Pendidikan Tinggi Vokasi telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Nomor 223/B1/SK/2016 Tentang Penetapan Perguruan Tinggi Penerima Bantuan Implementasi Kurikulum Pendidikan Tinggi Vokasi.

Bagi perguruan tinggi yang terpilih sebagai penerima Bantuan Implementasi Kurikulum Pendidikan Tinggi Vokasi mohon meningkatkan mutu kurikulumnya melalui kegiatan workshop kurikulum di masing-masing perguruan tinggi dengan mengacu kepada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-DIKTI) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Di samping itu, untuk membantu penyusunan kurikulum dapat pula digunakan Panduan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi yang dapat diakses di http://belmawa.ristekdikti.go.id/.  Kurikulum hasil peningkatan mutu agar dikirim dan sudah kami terima paling lambat 7 (tujuh) hari kerja terhitung mulai tanggal 9 November 2016.

Jumlah Bantuan Implementasi Kurikulum Pendidikan Tinggi Vokasi sebesar Rp. 20.000.000 (dua puluh juta rupiah) untuk masing-masing perguruan tinggi. Dana bantuan akan ditransfer melalui rekening bank perguruan tinggi setelah perguruan tinggi mengirimkan kurikulum hasil peningkatan mutu ke Ditjen Belmawa yang dilengkapi seluruh persyaratan administratif.

Bagi perguruan tinggi yang mengajukan proposal namun tidak lolos, kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas usaha dan partisipasinya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Indonesia.

Atas perhatian dan kerja sama yang baik, kami ucapkan terima kasih.

Direktur Pembelajaran

ttd

Paristiyanti Nurwardani

Tembusan:
Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan

Lampiran :
Pengumuman Penerima Bantuan Implementasi Kurikulum PT Vokasi