Pontianak, Universitas Tanjungpura. Universitas Tanjungpura mengadakan Workshop Aplikasi SIKERJA UNTAN dan LAPOR KERMA DIKTI 2022 berlokasi di Gardenia Resort dan Spa Kubu Raya.

. Workshop dilaksanakan pada hari Senin, 22 Agustus 2022 dari jam 08.00 – 17.00 WIB.

Workshop diikuti oleh Dekan, Ketua Lembaga , Direktur Pascasarjana, Kepala Biro, Kepala UPT, Koordinator TU, dan semua Ketua Prodi di lingkungan Universitas Tanjungpura.

Sistem Kerja Sama (SIKERJA) UNTAN dan Sistem Pelaporan Kerjasama (LAPOR KERMA) DIKTI 2022

Kegiatan dibuka oleh Prof. Dr. Garuda Wiko, S.H., M.Si. selaku Rektor Universitas Tanjungpura.

Rektor berpesan, “Bukan hanya belanja teknologi, bukan soal WIFI dan aplikasi. Teknologi sudah ada. Persoalan utama ada pada person, kultur dan literasi digital. Paling penting adalah cara bekerja kita. SOP harus mesti kita sesuaikan dengan transformasi digital”.

Workshop ini mengenalkan adanya aplikasi aplikasi sistem kerja sama (SIKERJA) UNTAN yang bisa diakses sikerja.untan.ac.id dan sistem pelaporan kerjasama (LAPORKERMA) DIKTI yang bisa diakses di laporankerma.kemdikbud.go.id.

Jenis Dokumen Kerjasama dan IKU

Pembicara pertama, Yayat Hendayana, S.S., M.Si. mengingatkan bahwa ada tiga jenis dokumen kerja sama yaitu Memorandum of Understanding (MoU), Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA).

Mou adalah nota kesepahaman yang dibuat dan ditandatangani oleh pimpinan universitas yaitu Rektor. MoA adalah perjanjian kerjasama yang merupakan tindak lanjut dari MoU yang dibuat dan ditandatangani oleh pimpinan fakultas yaitu Dekan.

Sedangkan IA adalah aturan pelaksanaan dari MoA melalui program studi. Idealnya jumlah IA lebih banyak dibandingkan MoA dan MoU.

Kegiatan kerjasama yang dijalankan oleh program studi penting untuk sekarang didata oleh fakultas dan universitas. Dokumen kerja sama ini penting untuk memenuhi Indikator Kinerja Utama (IKU) sebagai ukuran Kampus Maju.

Ada 8 IKU yaitu: 1) lulusan mendapat pekerjaan yang layak; 2) mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus; 3) dosen berkegiatan di luar kampus; 4) praktisi mengajar di dalam kampus; 5) hasil kerja dosen digunakan oleh masyarakat atau mendapat rekognisi internasional; 6) program studi bekerja sama dengan mitra kelas dunia; 7) kelas yang kolaboratif dan partisipatif; 8) program studi berstandar internasional.

Bagian kerjasama ada di IKU 6 yang akan mendukung IKU lainnya. Menurut Firman Hidayat, S.S., M.Sc. selaku Sub Koordinator Kerjasama Dikti Ristek menjelaskan bahwa tahun 2022 ada perubahan pada pedoman IKU 6 yaitu terdapat pembobotan (penilaian).

Bentuk kerja sama diharapkan ada komitmen mitra untuk penyerapan lulusan, pengembangan kurikulum, dan pengembangan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Selain itu masing-masing program studi perlu mengembangkan kegiatan tridharma dan diharapkan bisa bekerja sama dengan mitra yang berstandar internasional (Quacquarelli Symond/QS 100).

Sikerja Dukung BLU Untan

Pembicara internal dari Universitas Tanjungpura yaitu Agus Mirza, S.T., M.Si. dan Novi Sapriadi, S.T., M.T. menerangkan tentang garis besar dan pengenalan aplikasi web Sistem Informasi Kerjasama Universitas Tanjungpura (Sikerja).

Aplikasi Sikerja dikembangkan Biro Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat (BPKHM) Universitas Tanjungpura. Aplikasi Sikerja ditujukan untuk mengelola dan menyajikan informasi tentang layanan umum bidang Kerjasama di Universitas Tanjungpura, guna mendukung sebagai Badan Layanan Umum.

Aplikasi Sikerja diharapkan dapat merapikan data dan dokumentasi kegiatan kerja sama yang selama ini masih tersebar di masing-masing unit kerja.

Selain itu harapannya aplikasi Sikerja dapat memaksimalkan sumber daya yang dimiliki Universitas Tanjungpura baik sumber daya manusia maupun fasilitas, sehingga meningkatkan pendapatan Universitas Tanjungpura melalui bidang kerjasama.

 

 

Penulis: (Agus Yuliono, Dosen FISIP Universitas Tanjungpura)