Daily Archives: November 14, 2016

Pengumuman Finalis Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN) Tahun 2016

Published by:

Yth. Pembantu Rektor/Wakil Rektor/Pembantu Ketua/Pembantu Direktur
Bidang Kemahasiswaan
Universitas/Institut/Sekolah Tinggi/Politeknik (terlampir)
di tempat

Sehubungan dengan telah selesainya evaluasi laporan kemajuan calon peserta Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN) Tahun 2016, dengan hormat kami sampaikan tim yang dinyatakan LOLOS sebagai finalis dan berhak mengikuti babak final Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional. Babak Final akan dilaksanakan tanggal 30 November s.d 01 Desember 2016 di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, setelah melakukan pendaftaran ulang.

Formulir daftar ulang dapat diperoleh melalui laman http://roboboat2016.ppns.ac.id. dan Sekretariat Panitia Pelaksana KKCTBN Tahun 2016, di Direktorat Kemahasiswaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) Gedung Direktorat PPNS Lantai 1, Jl. Teknik Kimia Kampus Sukolilo, Surabaya 60111, telp. 031-5947186, fax. 031-5925524.

Formulir daftar ulang yang telah diisi dikirimkan ke Panitia KKCTBN Tahun 2016, paling lambat tanggal 26 Nopember 2016 pukul 16.00 WIB, melalui laman http://roboboat2016.ppns.ac.id atau fax. 031 5925524.
Selamat atas keberhasilan tim saudara yang berhasil lolos menjadi finalis.

Direktur Kemahasiswaan,

ttd
Didin Wahidin

Tembusan :
1. Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan;
2. Rektor/Ketua/Direktur Perguruan Tinggi ybs;
3. Ketua Panitia KKCTBN Tahun 2016;
4. Dosen Pembimbing Tim KKCTBN Tahun 2016.

Lampiran :

KKCTB 2016 Publish Finalis

Komisi III DPRD Kalsel Adakan Kunjungan Kerja Ke Kemenristekdikti

Published by:

Sebagai upaya peningkatan penelitian dan pengembangan di daerah serta dalam rangka konsultasi program kerja Tahun Anggaran 2017, Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengadakan kegiatan kunjungan kerja ke Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) pada Jumat (11/11). Kunjungan yang dipimpin oleh Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalsel, Bardiansyah, diterima langsung oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi Kemenristekdikti, Hadirin Suryanegara, bersama Direktur Sistem Inovasi Kemenristekdikti, Ophirtus Sumule, dan jajarannya di kantor Kemenristekdikti Jakarta. Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalsel, Syafruddin H. Maming beserta para anggota, juga Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Kalsel, Ngadiman beserta jajarannya.

Dalam sambutannya, Hadirin mengungkapkan harapannya agar dari kunjungan kerja ini dapat terbangun suatu sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif daerah Kalsel dengan Kemenristekdikti. Demikian halnya dengan Ophirtus yang mengungkapkan kebanggaannya dapat menerima kedatangan para wakil rakyat dari Kalsel, dan berharap agar Kalsel mampu menjadi daerah yang terdepan dalam membangun kesejahteraan melalui kegiatan kelitbangan dan program-program inovasi di daerah.

“Kegiatan inovasi dapat berlangsung dengan baik, apabila terjadi sinergi antara semua pemangku kepentingan, baik di daerah maupun di pusat. Pemerintah daerah bersama lembaga legislatif juga diharapkan dapat memperkuat regulasi yang dibutuhkan, sehingga proses inovasi dapat berlangsung dengan baik,” ujar Ophirtus. Ia juga menekankan bahwa dalam merancang program inovasi, pemerintah daerah dan lembaga legislatif dapat mengarahkan pada inovasi yang berbasis komoditas potensial di daerah setempat, yang tidak terpisahkan dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Menganggapi hal tersebut, perwakilan dari Komisi III DPRD Provinsi Kalsel menyampaikan beberapa hal antara lain mengenai potensi-potensi yang dimiliki oleh Kalsel seperti lahan kelapa sawit yang jumlahnya mencapai 800 ribu hektar, dimana potensi tersebut dapat disinergikan dengan pembangunan peternakan untuk menyelesaikan masalah kebutuhan daging nasional. Selain itu, kondisi Kalsel yang memiliki tambang batu bara terbesar kedua di Indonesia, juga membutuhkan adanya pembangkit tenaga listrik yang dibangun di mulut tambang. Ada pula potensi lain yang dimiliki seperti tanaman spesifik pohon gaharu, serta industri kerajian di kota Martapura yang dinilai memerlukan strategi pengembangan.

Dari pertemuan tersebut, Kepala Balitbangda Kalsel Ngadiman berjanji akan membangun sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, untuk mendiskusikan program-program pengembangan inovasi di Kalsel. Lebih lanjut, pertemuan menyepakati bahwa Balitbangda akan menginisiasi sebuah pertemuan yang melibatkan berbagai pihak, baik dari pusat maupun daerah, untuk mendiskusikan program-program inovasi yang akan dikembangkan dan dikawal oleh lembaga legistlatif setempat. (PSP)