Menristekdikti : Kebutuhan Dalam Negeri Mulai Terpenuhi dari Industri Indonesia

Published by:

Menristekdikti : Kebutuhan Dalam Negeri Mulai Terpenuhi dari Industri Indonesia

JAKARTA – “Hasil riset jangan hanya berhenti di library (perpustakaan) saja, tapi riset ke depan harus menghasilkan suatu inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat, apakah masyarakat industri atau masyarakat pada umumnya,” demikian kalimat yang selalu di tekankan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir di hadapan para peneliti.

Continue reading

Kemenristekdikti, Politeknik dan PT Inka Kembangkan Perkereta-apian Indonesia

Published by:

PT Industri Kereta Api atau (PT Inka) sebagai salah satu industri strategis tentu memegang peranan kunci untuk penguasaan teknologi dan

Madiun – Belmawa. (21/11/16), PT Industri Kereta Api atau (PT Inka) sebagai salah satu industri strategis tentu memegang peranan kunci untuk penguasaan teknologi dan industri perkereta-apian di Indonesia. Pada sisi lain, Politeknik (Poltek) juga memiliki peranan strategis dalam penyediaan tenaga terampil yang cocok dengan kebutuhan perkereta-apian di Indonesia termasuk PT Inka. PT Inka, poltek dan perguruan tinggi lain diharapkan mampu melakukan riset dan pengembangan teknologi untuk lebih memajukan  perkereta-apian di Indonesia.

Continue reading

Australia – Indonesia Tandatangani Perjanjian Teknologi dan Inovasi

Published by:

JAKARTA – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI dan The Australian Commonwealth and Scientific Industrial Research Organization (CSIRO) hari ini, Selasa, 22 November 2016, menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) tentang kolaborasi di bidang riset dan teknologi. Bersamaan dengan itu, turut pula dilakukan penandatanganan Perjanjian Pengaturan Pelaksanaan (Implementing Arrangement) untuk program Applied Research and Innovation System in Agriculture (ARISA), sebuah program yang diimplementasikan oleh CSIRO dengan Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) Australia. Penandatanganan dilakukan oleh delegasi Australia yang dipimpin oleh Dr. Andrew Ash dan Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kemristekdikti, Dr. Jumain Appe.

Ruang lingkup nota kesepahaman antara Kemenristekdikti dan CSIRO termasuk didalamnya (i) kolaborasi program-program dan proyek-proyek untuk meningkatkan inovasi di bidang kerjasama bisnis dan penelitian di sektor publik dan swasta, (ii) memberikan kontribusi diskusi dan bukti-bukti bagi para pembuat kebijakan (iii) pertukaran dan kunjungan para ilmuwan, peneliti, dosen, ahli atau personel teknis lainnya, (iv) pertukaran informasi dan dokumen inovasi iptek, (v) pertukaran materi dan peralatan yang dibutuhkan dalam kerjasama. Kemudian terjalinnya (vi) pertemuan, konferensi ilmiah, seminar, lokakarya dan pameran inovasi iptek bersama antara kedua belah pihak. Lalu (vii) pengembangan dan penguatan unit intermediasi, pendidikan, pelatihan dan partisipasi pada program yang sedang berjalan dan bentuk-bentuk lain kerjasama iptek yang nantinya dapat diputuskan bersama-sama oleh kedua belah pihak di kemudian hari.

ARISA merupakan bagian dari program Rural Economic Development yang mendorong kerjasama sektor swasta dengan petani dan universitas atau lembaga riset lain yang mempunyai inovasi di bidang pertanian dan belum pernah diterapkan.

ARISA sendiri ditujukan guna membantu petani-petani kecil di wilayah timur Indonesia, untuk meningkatkan pendapatan mereka setidaknya sebesar 30% melalui produk inovasi.

Andrew Ash mengatakan aktifitas proyek ARISA yang ditujukan untuk peningkatan inovasi di bidang argiculture selama beberapa tahun ini telah dilakukan antara lain di Malang, Lombok, Madura, Jember, NTB, Pulau Sumbawa, dan daerah lainnya.

Senior Program Manager Rural Development Australia Embassy, Rani Noerhadhie, menyebutkan nilai program tersebut mencapai 120 juta dolar Australia, sampai jangka waktu 2018 mendatang. Program ini bekerja di 5 provinsi di Indonesia yaitu JATIM, NTB, NTT, PAPUA, dan PAPUA BARAT.

“Ini ditujukan untuk 300.000 petani miskin di timur Indonesia,” imbuhnya.

Australia sangat bangga dapat bekerjasama dengan Indonesia dalam membantu pengembangan inovasi teknologi. Australia merupakan Negara yang berada di garis depan dalam inovasi global. Mereka berharap dapat tumbuh dan berkembang bersama Indonesia dalam hal ini. Seperti kita ketahui, kolaborasi adalah kunci dalam memajukan masyarakat melalui inovasi.

Melalui kolaborasi CSIRO di bawah nota kesepahaman dan perjanjian kerjasama ini, Indonesia dapat mengembangkan kapasitasnya dengan memperkuat inovasi sehingga dapat menghadapi tantangan pembangunan.

Indonesia ingin memanfaatkan keahlian Australia dan membangun kerjasama yang seimbang dengan belajar praktek-praktek terbaik dan melakukan proyek-proyek bersama. Tahun ini akan menandai apa yang diharapkan menjadi kolaborasi bilateral jangka panjang yang bermanfaat di bidang ilmu pengetahuan dan inovasi.

Direktur Jenderal Penguatan Inovasi, Jumain Appe mengatakan tujuan utama dari kerjasama ini tidak lain adalah untuk memperkuat ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi bagi pengembangan kapasitas industri dan usaha-usaha kecil, didalam membangun ekonomi berorientasi global melalui peningkatan keunggulan kompetitif dengan menyediakan kesempatan bagi perusaaan pemula, sehingga dapat tumbuh dan berkembang. Hingga pada akhirnya dapat berkontribusi dalam meningkatkan daya saing kompetitif bagi perekonomian nasional.

“Saya kira ini sejalan dengan apa yang kita lakukan di Kemenristekdikti, dimana kami mendorong penguatan inovasi yang dapat mensejahterakan rakyat. Kerjasama ini dapat diimplementasikan di berbagai area,” ujarnya. (APS)

PENGUMUMAN

Published by:

 

Yth. Bapak/Ibu

(sesuai daftar terlampir)

Terkait dengan berbagai upaya meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia, sebagaimana yang telah diamanatkan Undang-Undang No.12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan dicantumkan dalam Renstra Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi tahun 2015-2019. Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Penjaminan Mutu mengundang Ibu/Bapak/Sdr/i para pelaku dan penggiat mutu pendidikan tinggi untuk mengirimkan artikel singkat maksimal 2.000 kata, yang berisi tentang Pengalaman Praktis dan  Inspiratif dalam Penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal di Perguruan Tinggi masing-masing (pedoman dan teknis penulisan terlampir).

Adapun tema utama artikel yang dapat dipilih sebagai berikut:

  1. Kebijakan Sistem Penjaminan Mutu Internal di Perguruan Tinggi
  2. Strategi penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal di Perguruan Tinggi.
  3. Penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal di Perguruan Tinggi
  4. Hambatan/kendala yang dihadapi dan penanggulangannya dalam menerapkan Sistem Penjaminan Mutu Internal di Perguruan Tinggi.
  5. Manfaat penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal di Perguruan Tinggi.

Demikian disampaikan, atas perhatian dan pastisipasi Bapak/Ibu/Sdr/i diucapkan terimakasih.

Direktur Jenderal,

                                                                                                                 Ttd

Intan Ahmad

Tembusan

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi

Data Lampiran Surat

Menristekdikti Buka Pertemuan Tahunan LAM PT Kesehatan

Published by:

JAKARTA – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M. Nasir membuka Pertemuan Tahunan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM PTKES) Indonesia

yang digelar di Century Park Hotel Jakarta, Sabtu (19/11). Selain dihadiri para pengurus organisasi asosiasi institusi pendidikan tinggi kesehatan dan perwakilan perguruan tinggi, Pertemuan Tahunan LAM PTKES tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat Kemenristekdikti; antara lain Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek Dikti Patdono Suwignyo dan Direktur Jenderal Pembelajaraan dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa) Intan Ahmad.

Pada kesempatan ini Menristekdikti juga didaulat sebagai pembicara kunci pada Seminar bertema “Peran LAM PTKes dalam Peningkatan Mutu Berkelanjutan Program Studi Kesehatan Melalui Akreditasi di Masa Mendatang”.

Nasir mengatakan, indeks daya saing global Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan. Maka sudah selayaknya perguruan tinggi ikut berupaya meningkatkan mutu. “Jadi sangat tepat jika LAM PTKes menggelar seminar bertema Peningkatan Mutu Berkelanjutan,” jelas Nasir.

Khusus untuk pendidikan kesehatan, lanjut Nasir, masih harus diperhatikan. “Jadi masalah pendidikan kesehatan merupakan salah satu yang harus mendapat perhatian. Maka itu saya ingin mendorong LAM PTKes – sebagai anak pertama BAN PT – agar bekerja lebih baik dalam peningkatan mutu untuk memperkuat daya saing bangsa. Mudah-mudahan akan segera lahir LAM PT Teknik dan yang lainnya,” tegas Nasir.

Dalam laporannya, Ketua Umum LAM PTKES Usman Chatib Warsa, mengatakan, LAM PTKes bertekad akan mendorong program studi kesehatan bisa dikenal dan diakui secara global sesuai visi misi LAM PTKES sendiri.

Dalam acara ini Menristekdikti menyerahkan sertifikat akreditasi sejumlah perguruan tinggi dari berbagai daerah Indonesia. Penyerahan sertifikat akreditasi ini didampingi Ketua Umum LAM PTKES Usman Chatib Warsa dan sejumlah pejabat lain. (SUT)

Memupuk Jiwa Entrepreneur Melalui Expo Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia

Published by:

Malang – Belmawa. Pembangunan suatu bangsa sangat di pengaruhi oleh kualitas sumber daya manusianya. Oleh karena itulah penyelenggaraan Expo Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) ini menjadi ajang pameran untuk menjalin jaringan usaha, pertukaraan ide-ide bisnis kreatif, dan melakukan sharing dengan wirausahawan yang telah sukses. Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa Indonesia dapat selalu mengembangkan semangat kewirausahaan. 

“Agar ekonomi meningkat di butuhkan skill yang berkualitas. Dosen dan mahasiswa harus selalu berdiskusi dan bekerja sama untuk menciptakan ide yang kreatif serta inovasi dengan kalkulasi yang tepat sehingga menjadi suatu usaha yang mempunyai nilai tambah, dan di harapkan dapat berkontribusi nyata dalam mencetak lulusan yang berjiwa entrepreneur sehingga mampu bersaing, dan akan membawa Indonesia menjadi lebih baik dan sejahtera,” ungkap Direktur Jenderal Pembelajaraan dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa) Intan Ahmad dalam memberikan sambutan sekaligus membuka acara Expo KMI ke-7 di Samantha Krida Universitas Brawijaya Malang pada Kamis lalu (17/11).

Seseorang dengan jiwa entrepreneur adalah sosok yang tidak suka menyalahkan ketika ada masalah, tetapi akan berpikir untuk mencari solusi dan dan tidak pernah menyerah. Oleh karena itu Intan menekankan pada para generasi muda atau mahasiswa agar tidak bergantung kepada orang lain maupun bangsa lain. Intan menekankan agar mereka mampu menentukan masa depan sendiri dan sukses di masa depan.

Rektor Universitas Brawijaya dalam sambutanya menyampaikan bahwa salah satu misi Universitas Brawijaya adalah menyelenggarakan pendidikan berstandar internasional agar peserta didik menjadi manusia yang berkemampuan akademik dan/atau profesi atau vokasi yang berkualitas dan berkepribadian serta berjiwa dan/atau berkemampuan entrepreneur.

Jumlah wirausahawan di Indonesia saat ini harus terus menerus dipacu baik dalam kuantitas maupun kualitas. Melalui Expo KMI ke-7 ini Intan menghimbau untuk terus memupuk jiwa entrepreneur dan selalu menerapkan budaya kreatif di lingkungan kampus, agar karya-karya inovatif civitas akademika dapat dimanfaatkan dan dikembangkan secara komersial di dunia industri. (SR/Editor/HKLI)

Pengumuman Pemenang Program Hibah Pembelajaran Bela Negara

Published by:

Yth. Pimpinan Perguruan Tinggi
(daftar terlampir)

Sebagai tindak lanjut dari surat kami Nomor: 1235/B2.1/LL/2016 tanggal 2 November 2016 tentang Tawaran Program Hibah Pembelajaran Bela Negara, dengan hormat kami informasikan bahwa Direktorat Pembelajaran telah menerima 33 (tiga puluh tiga) usulan dan telah melaksanakan penilaian. Berdasarkan penilaian yang dilakukan, terpilih 4 (empat) usulan yang memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan dana (terlampir).

Kami mengucapkan selamat kepada Perguruan Tinggi saudara yang menjadi pemenang. Selanjutnya, agar tercapai tujuan maksimal dari pelaksanaan hibah, kami akan melakukan bimbingan teknis penyusunan modul, rancangan anggaran dan biaya serta pelaksanaan teknis program hibah yang akan diselenggarakan pada:

Hari/Tanggal : Selasa/ 22 November 2016
Waktu : Selasa, mulai pukul 10:00 WIB s.d. Senin 17:00 WIB
Tempat : Hotel Santika Premiere Slipi

Jalan Aipda K.S Tubun No. 7 Slipi Jakarta

Mohon Saudara mempersiapkan diri dengan membawa:

  1. Modul pembelajaran Bela Negara
  2. Membawa rencana anggaran dan biaya

Kami informasikan bahwa, akomodasi dan konsumsi ditanggung oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam rangka pencairan dana insentif kami mohon Saudara mengirimkan data dan informasi sesuai format terlampir melalui alamat email: pendidikan.akademik@ristekdikti.go.id subject: Program Pembelajaran Bela Negara.

Bagi pengusul yang telah mengirimkan usulan dan belum lolos seleksi pada tahun ini kami ucapkan terima kasih atas pertisipasinya dan agar dapat meningkatkan kualitas usulan untuk berkompetisi pada kesempatan berikutnya.

Atas perhatian dan kerja sama Saudara, kami mengucapkan terima kasih.

Direktur Pembelajaran

TTD
Paristiyanti Nurwardani

Tembusan:
Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (sebagai laporan).

Lampiran :
Pengumuman Pemenang Bela Negara

 

tr, td{
border :1px solid #ccc;
}