Selamat! Inilah Peraih Penghargaan Diktekdik Berprestasi Nasional 2016

Published by:

Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-88, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi kembali memberikan penghargaan kepada insan pendidik dan tenaga kependidikan berprestasi. Penghargaan tersebut diberikan pada acara Anugerah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Berprestasi Tingkat Nasional 2016 yg diselenggarakan pada jumat (28/10) di Bandung, Jawa Barat.

Gelaran ini merupakan gelaran ke–14 Diktendik berprestasi tingkat nasional yg diselenggarakan tiap tahun sejak tahun 2004 silam.

“Pemberian penghargaan ini diharapkan mampu mendorong dosen dan tenaga kependidikan untuk berprestasi dan lebih produktif sehingga tercapainya tujuan pengembangan sistem pendidikan tinggi khususnya dan pembangunan sosial pada umumnya,” ujar Dirjen Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemristekdikti Ali Ghufron Mukti.

Lebih lanjut Ali Ghufton Mukti mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan agar setiap perguruan tinggi (PT) tergerak untuk memiliki sistem penghargaan yang terprogram bagi dosen dan tenaga kependidikan, meningkatkan motivasi untuk bekerja lebih keras dan lebih cerdas dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, dan menumbuhkan kebanggaan di kalangan dosen dan tenaga kependidikan terhadap profesinya.

Jumlah peserta seleksi pendidik dan tenaga kependidikan berprestasi 2016, tercatat sebanyak 266 orang dengan rincian, kategori administrasi akademik berprestasi 36 orang, kategori dosen berprestasi 63 orang, kategori kepala program studi berprestasi 48 orang, kategori laboran berprestasi 44 orang, kategori pengelola keuangan berprestasi 36 orang, dan kategori pustakawan berprestasi 38 orang.

Dari total 266 peserta tersebut kemudian disaring menjadi 10 finalis utk setiap kategori.
Setiap finalis di masing-masing kategori melakukan presentasi terkait capaian prestasi dan inovasi dihadapan dewan juri pada masing-masing kategori.
Pemenang pertama kategori dosen berprestasi diberikan penghargaan berupa uang sebesar Rp 40 juta, pemenang kedua Rp 30 juta dan pemenang ketiga Rp 25 juta. Sedangkan untuk pemenang tenaga kependidikan secara berurutan berhak mendapatkan Rp 30 juta, Rp 25 juta dan Rp 20 juta. Selain itu, untuk setiap finalis pada masing-masing kategori diberikan penghargaan berua uang sebesar Rp 5 juta.

Pemenang pertama kategori Dosen berprestasi adalah Agung Endro Nugroho dari UGM. Sedangkan pemenang kedua Luki Abdullah (IPB), dan pemenang ketiga Siti Machmudah (ITS).
Untuk kategori Ketua Program Studi Berprestasi, juara pertama diraih oleh Iman Rusmana dari IPB. Sedangkan utk juara II Harwin Saptoadi (UGM), dan juara III Widjodjo Adi Prakoso (UI).

Untuk kategori Laboran Berprestasi, Amarudin dari Universitas Indonesia meraih peringkat pertama, Esti Prihantini (IPB) meraih peringkat II, dan Yusuf Umardani (UGM) pada peringkat III.

Peringkat pertama pada kategori Pustakawan Berprestasi diraih oleh Nurintan Cynthia Tyasmara dari Universitas Indonesia. Sedangkan Amirul Ulum (Universitas Surabaya) meraih peringkat II, dan Wiwik Istiyarini (ITB) pada peringkat III.

Untuk kategori Administrasi Akademik berprestasi, peringkat pertama diraih oleh A. Ponco Hadi Heru C dari Universitas Katolik Soegijapranata Semarang. Peringkat II diraih Andi Saputra (Unand), sedangkan Franky Agus Adiwerna (UGM) meraih peringkat III.

Terakhir, untuk kategori Pengelola Keuangan berprestasi peringkat I diraih oleh Bagus Sri Widodo dr UGM. Sedangkan Apip (UNDIP) meraih peringkat II, dan Tri Utami (UNS) meraih peringkat III.

Selamat bagi para penerima penghargaan Diktekdik berprestasi tingkat nasional tahun 2016. Semoga capaian yg diraih mampu menjadi pelecut untuk selalu bekerja keras dan berinovasi dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang berkualitas di Indonesia tercinta. (msf)

PENGUMUMAN: Peserta EXPO KMI Tahun 2016

Published by:

Yth. Pimpinan Perguruan Tinggi

(daftar terlampir)

Dengan ini disampaikan bahwa Perguruan Tinggi Saudara terpilih untuk mengikuti Expo Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) di Universitas Brawijaya, Malang pada tanggal 16 – 19 November 2016. Selanjutnya kami sampaikan sebagai berikut:

  1. Syarat dan ketentuan untuk mengikut Expo KMI 2016 seperti yang termuat dalam Buku Panduan, dapat diakses melalui web: ristekdikti.go.id atau expokmi2016.ub.id.
  2. Proposal yang akan diikutkan dalam kompetisi adalah proposal yang dikirimkan ke panitia dan tidak diperkenankan untuk mengganti judul proposal.
  3. Perguruan Tinggi yang mengirimkan lebih dari 3 (tiga) proposal maka yang akan diikutsertakan dalam kompetisi hanya 3 (tiga) proposal, sesuai dengan bidang yang telah ditetapkan.
  4. Selain menampilkan produk utama, peserta Expo KMI dihimbau untuk menampilkan juga produk lain karya mahasiswa atau produk khas daerah, disesuaikan dengan kapasitas stand yang tersedia.
  5. Batas waktu pendaftaran ulang, paling lambat hari Selasa, tanggal 7 November 2016 melalui web: expokmi2016.ub.ac.id.

Atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.

Direktur Jenderal,

TTD

Intan Ahmad

Tembusan:
1. Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi
2. Rektor Universitas Brawijaya
3. Ketua Panitia Penyelenggara Expo KMI  2016

 

Lampiran:

Peserta EXPO KMI 2016

 

Merubah Kesumba Menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Surya

Published by:

Pontianak, thetanjungpuratimes.com-Kesumba adalah tumbuhan liar yang bernama latin Bixa Orellana yang biasa juga disebut rambutan hutan. Dahulu biji kesumba ini dimanfaatkan sebagai mainan untuk membuat kuku menjadi berwarna. Namun sekarang buah ini dijadikan sebagai bahan untuk pembangkit listrik tenaga surya.

Mulai meneliti tanaman kesumba, saat melihat tumbuhan tersebut banyak tumbuh di sekitar kampus Untan yang tidak digunakan.

Tumbuhan tersebut adalah tumbuhan liar jadi tidak digunakan, tanaman tersebut hanya digunakan sebagai kuteks, ternyata tanaman tersebut memiliki pigmen warna yang bagus.

Kesumba mengandung pigmen warna yang disebut bixin, biji kesumba ini dijadikan bahan untuk membuat sel surya sebagai  pembangkit listrik tenaga surya.

Pada awalnya kusumba bukan sebagai sel surya melainkan sebagai sinar UV-protector atau pelindung sinar ultraviolet.

Dalam riset awal sebelumnya mendapatkan bahwa prinsip kusumba sebagai pelindung ultraviolet untuk kulit, bahwa kusumba tersebutlah yang menyerap sinar ultraviolet tersebut bukannya kulit, artinya pigmen biji kusumba ini dapat menyerap sinar ultraviolet.

Dari situlah mulai meneliti kusumba sebagai bahan sel surya atau pembangkit listrik tenaga surya. Tahun 2012, saat mendapatkan beasiswa untuk mendapatkan gelar doktor di Prancis, riset kusumba dilanjutkan, karena dirasa pada riset sebelumnya hasilnya kurang memuaskan. Dalam riset selanjutnya biji kusumba hanya mampu bertahan selama satu hari, dan pada riset terbarunya sel surya dari biji kusumba ini dapat bertahan selama sepuluh hari.

Proses untuk membuat sel surya dari biji kesumba ini, yaitu melalui beberapa tahap, yang pertama adalah tahap pemurnian dan karakteristik yang kurang lebih memakan waktu empat bulan yang kemudian dilanjutkan ke tahap berikutnya.

Biji kesumba diekstraksi dimurnikan sampai 100% yang kemudian hasil pemurnian tersebutlah yang digunakan sebagai bahan pentik dalam sel surya tersebut. Selain biji kusumba ini ada juga bahan lain yang dipakai, antara lain tanah lempung dan limbah kelapa sawit yang kemudian dijadikan suatu sistem.

Dalam satu sistem tersebut ada yang  menyerap energi , mentransfer energi, dan ada yang meregenerasi energi tersebut. Sistem inilah yang mampu membuat sel surya ini dapat bertahan hinggal sepuluh hari. Bahan-bahan dan sistem sel surya inilah yang nantinya akan dipatenkan.

Aplikasinya satu sel ukuran 1 cm x 0.5 cm bisa menghidupkan satu lampu yang membutuhkan beberapa sel surya. Untuk menghidupkan lima watt lampu membutuhkan 1000 sel surya.

Tujuan meneliti kusumba ini adalah untuk memanfaatkan sumber daya yang ada di equator ini, dengan biji kesumba yang banyak hidup di daerah tropis. Terkait pematenan terhadap penelitian, sudah didaftarkan di Prancis, jadi hak paten yang akan didapat adalah hak paten Internasional.

Saat ini tumbuhan kesumba adalah tumbuhan yang langka, namun buah kesumba tersebut mudah tumbuh dan mudah berbuah, setiap tiga bulan sekali sudah dapat dipanen.

Oleh : Dr Winda Rahmalia

Dosen Kimia Fakultas MIPA Universitas Tanjungpura Pontianak

(Matilda/Muhammad)

Kemenristekdikti dan EU-Indonesia TCF Gelar Workshop STP dan TTO

Published by:

Dalam rangka memperkuat strategi program hilirisasi dan komersialisasi berbagai hasil inovasi, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bersama The EU-Indonesia Trade Cooperation Facility (TCF) mengadakan Workshop STPs and TTOs – Effective Implementation Methods pada Selasa (25/10). Kegiatan yang diselenggarakan di Double Tree Hilton Hotel ini merupakan tindak lanjut hasil mentoring dan pelatihan Science and Technology Park (STP) dan Technology Transfer Office (TTO) yang sebelumnya telah diadakan The EU-Indonesia TCF kepada lima universitas di Indonesia, yakni Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Gajah Mada, dan Universitas Hasanuddin.

Tidak hanya dihadiri oleh peserta dari lingkungan Kemenristekdikti, workshop yang difasilitasi oleh Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi dan Direktorat Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemenristekdikti ini, diikuti pula oleh perwakilan dari STP, universitas, Kementerian Perindustrian, LIPI, dan BPPT. Beberapa topik mengenai STP yang dibahas dalam workshop ini antara lain tentang pengembangan dan implementasi instrumen kebijakan, perencanaan STP, implementasi STP, hingga monitoring dan evaluasi STP. Sementara topik mengenai TTO yang dibahas antara lain tentang unsur-unsur atau prasyarat TTO yang sukses, pengaturan dan penyiapan TTO, proses bisnis yang ideal, hingga monitoring dan pengukuran output TTO.

Workshop yang diawali dengan lesson learned program STP dan TTO yang dilakukan oleh The EU-Indonesia TCF ini, dilanjutkan dengan pembahasan mengenai usulan guidelines mengenai implementasi STP dan TTO di Indonesian yang diinisiasi oleh The EU-Indonesia TCF. Beberapa masukan yang nantinya akan digunakan untuk menyempurnakan draft pedoman kebijakan dan implementasi STP serta pengaturan TTO di Indonesia ini, antara lain mengenai perlunya indikator khusus STP, kriteria keberhasilan dan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program STP, dukungan kuantitatif data untuk TTO, juga petunjuk teknis dalam mendesain metode technology assessment TTO.

The EU-Indonesia TCF sendiri merupakan sebuah program empat tahun yang telah dimulai sejak tahun 2013, didanai oleh Uni Eropa dan dilaksanakan oleh suatu konsorsium internasional. Tujuan dari program ini adalah untuk memperkuat kapasitas lembaga pemerintah dalam mengembangkan iklim perdagangan dan investasi di Indonesia, serta memberikan kontribusi kepada pembangunan ekonomi jangka panjang yang berkelanjutan. (PSP)

Kemenristekdikti Akan Gelar I3E 2016

Published by:

Jakarta – Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi akan kembali menggelar ajang pameran tahunan bertajuk Indonesia Innovations and Innovators Expo (I3E) pada tanggal 17 hingga 20 November 2016 mendatang. Acara yang akan memamerkan dan mempromosikan lebih dari seratus produk inovasi teknologi karya inovator dalam negeri ini, merupakan yang kedua kalinya digelar setelah sukses dilaksanakan pada tahun sebelumnya di Grand Indonesia Mall, Jakarta Pusat.

Menurut rencana, untuk tahun ini I3E akan diselenggarakan di Grand Metropolitan Mall, Bekasi. Hal tersebut disampaikan oleh Muchlis Fasihu, Kepala Subdirektorat Teknologi Informasi, Komunikasi dan Pertahanan Keamanan, Direkorat Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi Kemenristekdikti, pada technical meeting dalam rangka persiapan pelaksanaan I3E yang diadakan di Kantor Kemenristekdikti, Senin (24/10). Selain diikuti oleh MCI Management selaku event organizer, technical meeting juga dihadiri oleh dan para peserta pameran yang merupakan penerima insentif Inkubasi Bisnis Teknologi (IBT) dan Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (CPPBT) Tahun Anggaran 2016.

Tidak hanya akan menampilkan produk-produk inovasi, pameran yang digelar dalam rangka mendukung hilirisasi produk inovasi karya anak bangsa ini, juga akan dimeriahkan dengan berbagai acara pendukung seperti talkshow inovasi bisnis, business pitching, education games, serta konsultasi klinik mengenai Hak Kekayaan Intelektual, Standar Nasional Indonesia, hingga Pengawasan Obat dan Makananan. “Dengan diadakannya technical meeting ini, diharapkan pelaksanaan pameran dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” ujar Muchlis. (PSP)

Pengumuman seleksi ulang Short-listing paket pekerjaan financial auditing consultant

Published by:

  1. Dengan ini diberitahukan bahwa jumlah peserta yang memasukan dokumen short-listing untuk paket pengadaan Financial Auditing Consultant (FAC) sampai 24 Oktober 2016 pukul 16.00 WIB hanya 4 peserta. Sesuai dengan Guideline for the use of Consultants Islamic Development Bank Financing by May 2009 jumlah peserta dalam shortlist adalah 6-8 peserta, maka Panitia Seleksi memutuskan melakukan seleksi ulang short-listing paket pekerjaan FAC. Selanjutnya Panitia Seleksi untuk pekerjaan tersebut mengundang penyedia jasa FAC yang memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang masih berlaku minimal hingga tahun 2016 untuk mengikuti seleksi ulang Short-Listing satu paket pekerjaan sebagai berikut:

No. Paket Pekerjaan Lokasi Sumber Dana
1. Financial Auditing Consultant (FAC) Universitas Sam Ratulangi

Universitas Negeri Gorontalo

Universitas Lambung Mangkurat

Universitas Tanjungpura

Universitas Negeri Surabaya

Universitas Negeri Yogyakarta

IDB Istisna’a Agreement

No. IND 0168

  1. Pendaftaran dan pengambilan dokumen Short-Listing:
a.     Hari/Tanggal : Rabu,  26 Oktober 2016 s/d Kamis, 24 November 2016 (Hari kerja)
b.     Waktu : 09.30 – 16.00 WIB
c.     Tempat : Panitia Seleksi Pengadaan Jasa Konsultansi kegiatan The Support to The Development of Higher Education Project, Ditjen Belmawa, Kemristekdikti
d.     Alamat : Jl. Tirtayasa Raya No.12 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12160
  1. Pemasukan dokumen Short-Listing yang telah diisi paling lambat diterima pada:
a.       Hari/Tanggal : Jumat, 25 November 2016 (Hari kerja) pukul 16.00 WIB
b.     Ditujukan

Kepada

: Panitia Seleksi Pengadaan Jasa Konsultansi kegiatan The Support to The Development of Higher Education Project, Ditjen Belmawa, Kemristekdikti
c.     Alamat : Jl. Tirtayasa Raya No.12 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12160

Pemasukan setelah pukul 16.00 WIB tidak akan dilayani.

  1. Calon peserta seleksi yang berminat wajib mengisi dan menandatangani Pakta Integritas sesuai dengan formulir yang terdapat dalam dokumen Short-Listing.
  1. Syarat pendaftaran dan pengambilan dokumen adalah dengan membawa kartu identitas pendaftar dan surat kuasa dari pimpinan perusahaan.
  1. Hal-hal yang belum jelas dapat dilihat pada Papan Pengumuman di tempat pendaftaran dan dapat ditanyakan langsung kepada Panitia Pengadaan melalui email [email protected]

 

Jakarta, 26 Oktober 2016

Panitia Seleksi

Lampiran :

Iklan ShL FAC 7in1-26okt16

tr, td{
border : 1px solid #ccc;
}

Hibah Penyusunan Capaian Pembelajaran

Published by:

Yth. Pimpinan
Konsorsium/asosiasi/forum atau Perguruan Tinggi
di seluruh Indonesia

Disampaikan kepada para pimpinan konsorsium/asosiasi/forum atau Perguruan Tinggi yang mengelola Program Studi, bahwa Direktorat Pembelajaran memberikan Hibah dalam rangka Penyusunan Capaian Pembelajaran Lulusan dari program studi yang menjadi prioritas pemerintah untuk program credit transfer dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat pada laman www.belmawa.ristekdikti.go.id.

Continue reading

Memupuk Calon Pemimpin Lewat Beasiswa Bidikmisi, ADik, dan 3T

Published by:

Banda Aceh – Mahasiswa Bidikmisi dan Afirmasi Pendidikan & 3T harus jadi contoh bagi mahasiswa lain yang berkecukupan secara ekonomi. Hal itu dikatakan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir saat melakukan Temu Mahasiswa Bidikmisi dan Afirmasi Pendidikan & 3T Wilayah Provinsi Aceh, Jumat (21/10) di auditorium Kampus Universitas Syiahkuala (Unsyiah).

Continue reading

Mohamad Nasir Raih Penghargaan “Santri of The Year” Bidang Pendidikan

Published by:

JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2016, Yayasan Pustaka Campuss menganugerahkan berbagai penghargaan “Santri of The Year 2016” kepada sejumlah tokoh penting Indonesia. Tokoh yang mendapatkan penghargaan itu antara lain adalah Alm. KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Mohamad Nasir (Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi).

Gus Dur mendapat penghargaan “Santri of The Year 2016” sebagai Santri Life Time Achievement. Sementara Mohamad Nasir meraih penghargaan “Santri of The Year 2016” sebagai Santri Inspirasi Bidang Pendidikan. Penyerahan penghargaan “Santri of The Year 2016” tersebut dilakukan di Gedung Monumen Nasional Jakarta, pada Minggu (23/10). Selain dihadiri para santri berbagai daerah, acara ini juga dihadiri sejumlah tokoh, termasuk Sinta Nuriyah Wahid (istri Alm. Gus Dur).

Dalam sambutannya, Menristekdikti Mohamad Nasir menyampaikan apresiasi positif terhadap Yayasan Pustaka Campuss yang menyelenggarakan penganegarahan “Santri of The Year 2016”. Nasir berharap acara ini dapat memberikan inspirasi kepada para santri di seluruh Indonesia untuk bangkit ikut memajukan Indonesia.

“Dalam era kompetisi ini, para santri harus bisa menjadi santri profesional. Saat ini adalah era persaingan, era musabaqah. Untuk menang dalam era ini, santri harus profesional dan tidak cukup hanya hafal Al Quran saja,” papar Nasir.

Pada kesempatan ini Sinta Nuriyah Wahid juga menyampaikan beberapa pesan penting terkait peran Santri dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan di Indonesia. Pada masa lalu, Santri ikut terlibat dalam merumuskan dasar-dasar kemerdekaan Indonesia. Dalam pembangunan mengisi kemerdekaan Indonesia, para santri tetap berperan, salah satunya Gus Dur yang menjadi Presiden RI keempat.
Karena itu, lanjut Sinta, penganugerahan penghargaan “Santri of The Year 2016” kepada tokoh santri berbagai bidang ini sudah sepantasnya diadakan.

Sinta Nuriyah berharap anugerah penghargaan ini dapat membuka mata hati bahwa para santri Indonesia itu bukan sekedar masyarakat “sarungan” yang bisanya hanya keluar masuk surau saja. Sinta mengatakan, para santri juga memiliki sifat patriot-patriot sejati.

“Kemerdekaan Indonesia dan keberadaan Indonesia saat ini tidak lepas dari peran para santri. Dengan adanya penghargaan ini saya berharap bisa menjadi bara api agar kinerja para santri yang lain dapat lebih meningkat lagi,” tegasnya.

Dalam acara “Santri of The Year 2016” ini, Yayasan Pustaka Campuss memberikan penghargaan kepada tokoh santri berbagai bidang, yakni Santri Inspirasi Bidang Seni dan Budaya, Santri Inspirasi Bidang Pendidikan, Santri Inspirasi Bidang Kesehatan, Santri Inspirasi Bidang Dakwah, Santri Inspirasi Bidang Teknologi, Santri Inspirasi Bidang Kepemimpinan dan Pemerintahan,dan Santri Inspirasi Bidang Wirausaha. Selain itu, Yayasan Pustaka Campuss memberikan penghargaan kepada Pahlawan Santri dan Penghargaan Santri Life Time Achievement.

Dalam nominasi Santri Inspirasi Bidang Pendidikan ada beberapa tokoh yang masuk nominasi. Selain Mohamad Nasir, juga terdapat Yudian Wahyudi dan Hadi Susanto. Dalam nominasi Santri Inspirasi Bidang Seni dan Budaya ada beberapa tokoh yang masuk nominasi, yakni Zastrouw Al Ngatawi, Anang Hermansyah, dan Wali Band.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa dan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi masing-masing masuk dalam nominasi Santri Inspirasi Bidang Dakwah dan Santri Inspirasi Bidang Kepemimpinan dan Pemerintahan. Sementara tokoh penemu teknologi 4G, Khoirul Anwar masuk sebagai nominator peraih Santri Inspirasi Bidang Teknologi. (SUT)