Saya, FSLDK ISIP, dan Tanah Minang

ditulis oleh Husna Lathifah

Pontianak, IKOM FISIP UNTAN– Kegiatan ini diadakan dalam rangka mengevaluasi hasil kerja kepengurusan Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FSLDK ISIP) selama satu tahun kepengurusan terakhir serta sinkronisasi kerja koordinator daerah. Bagi saya, kegiatan  ini adalah forum pas untuk menyampaikan gagasan dan ide demi kemajuan organisasi dan Indonesia.

Tanah Minang memang punya banyak sejuta pesona, beberapa waktu lalu saya mendapatkan kesempatan terbang dari bumi khatulistiwa menuju tanah Minangkabau. Saya menjadi salah satu delegasi dari FKMI Nuruddin FISIP Untan dalam agenda Musyawarah Nasional FSLDK ISIP ke IV di Universitas Andalas yang diselenggarakan pada tanggal 30 November-2 Desember 2017. Berbekal seadanya, saya dan keempat teman saya nekat berangkat.Musyawarah Nasional (Munas) tersebut pada tanggal 29 November 2017.  Setidaknya ada 10 Universitas yang mengirimkan delegasi dalam Munas kali ini yaitu, Unand, UNP, Untirta, USU, Unsyah, Untan, Unpad, Unsoed, Unib, dan Untad

Hari pertama, 30 November 2017, pembukaan yang dilanjutkan dengan Seminar Nasional tentang “Peran Pemuda Khususnya Mahasiswa FISIP Menuju Masyarakat  Madani Di Indonesia.” Agenda Munas FSLDK ISIP IV berlangsung di Conference Hall Universitas Andalas. Forum berjalan cukup dinamis. Banyak sekali ide-ide yang muncul ketika open space pertanyaan-pertanyaan dari para delegasi. Hari kedua, 1 Desember 2017,  merupakan agenda inti yaitu Munas itu sendiri di Aula Gubernuran Sumbar. Acara ini berlangsung sejak pukul 08.00 hingga pukul 21.00 WIB. Salah satu hasil Munas ini  adalah Universitas Tanjungpura terpilih sebagai tuan rumah Munas FSLDK ISIP V di tahun 2018 .

Hari ketiga, 2 Desember 2017,  adalah city tour. Semua delegasi menempuh perjalanan menuju Bukittinggi. Dari Kota Padang menuju Bukittinggi menempuh perjalanan 5 jam dengan bis. Kami diajak mengelilingi Panorama, Lobang Jepang, Jam Gadang, dan beberapa wisata Bukittinggi lainnya.

Selain mengikuti Munas FSLDK ISIP, saya juga berkesempatan bersilaturahmi dengan beberapa teman-teman dari organisasi ekstra kampus yang ada di sana. Hingga kini, pengalaman selama Munas masih membekas di ingatan dan masih banyak mimpi-mimpi yang belum terwujud, dan akan terwujud insyaAllah. Pointnya dalam sebuah proses musyawarah, saya tidak hanya mendapatkan banyak gagasan dan ide-ide baru mengenai dakwah kampus, tetapi juga banyak bertemu keluarga-keluarga baru dari berbagai daerah dari Sabang-Merauke. Salam Ukhuwah J

Bagi saya organisasi mengajarkan saya banyak hal untuk diri. Terimakasih tak lupa saya ucapkan untuk teman-teman seperjuangan di FKMI Nuruddin FISIP UNTAN telah  saling bahu-membahu hingga saya bisa menjejakkan kaki di Tanah Minangkabau. Minangkabau, tunggu saya kembali.

Leave a Reply